TODAY

LINK
Informasi Kuliah

  

TEKNIK INDUSTRI UNPAS

 

Download
 

free counters

Facebook Yogi on Twitter


 

 

 

 

RSS Feed

Keuntungan, Kerugian, dan Kebutuhan (pitfalls) dari Simulasi

Keuntungan, Kerugian, dan Kebutuhan (pitfalls ) dari Simulasi

Kita dapat mengetahui karakteristik simulasi yang baik dan buruk dari pembahasan terdahulu, dan dengan adanya kesalahan biasa yang dibuat saat mempelajari simulasi yang dapat merusak atau bahkan menghancurkan proyek dari simulasi tersebut.

Simulasi sangat luas untuk digunakan dan merupakan metode yang sedang berkembang dengan populer untuk sistem pembelajaran yang kompleks. Beberapa kemingkinan yang merupakan keuntungan dari simulasi akan dijelaskan sebagai berikut :

  1. Paling kompleks, sistem dunia nyata dengan elemen stochastic tidak dapat diuraikan dengan akurat oleh model matematika yang hanya dapat mengevaluasi secara analisis. Dengan demikian, simulasi seringkali hanya diterapkan pada sesuatu yang memungkinkan untuk disimulasikan.
  2. Simulasi menunjukkan estimasi performansi dari sistem nyata dengan beberapa proyek yang di set pada kondisi operasional.
  3. Desain sistem dengan berbagai macam alternatif, dapat dibandingkan melalui simulasi untuk melihat mana yang terbaik.
  4. Di dalam simulasi kita dapat mengatur dengan lebih baik dari pengendalian mengenai kondisi yang ada lalu menciptakannya menjadi mungkin.
  5. Simulasi mengajari kita untuk mempelajari sistem dalam rangkaian waktu yang panjang, seperti sistem perekonomian, dan lainnya.

 Beberapa kerugian dari simulasi adalah :

  1. Hanya mengestimasi karakteristik sistem nyata berdasarkan masukan tertentu.
  2. Model simulasi biasanya memerlukan biaya alternatif mahal dan memerlukan waktu cukup banyak untuk pengembangannya. Simulasi tidak dapat menyelesaikan masalah, namun hanya sebagai alat untuk dapat memberikan gambaran suatu system nyata.
  3. Banyak model yang dihasilkan dari studi mengenai simulasi yang hasilnya sebagai keluaran semata. Jika kodel tersebut tidak valid maka informasi yang didapatkan dari sistem aktual tersebut hanya sedikit.

Ketika memutuskan untuk perlu atau tidaknya digunakan simulasi, hanya tergantung pada kondisi yang ada, kita hanya dapat memberi suatu penjelasan mengenai keuntungan dan kerugian dari simulasi sistem nyata yang digunakan. Namun pada akhirnya, catatan pelajaran mengenai model analisis dan simulasi sangat berguna. Intinya, simulasi dapat digunakan untuk mengecek validitas yang dibutuhkan dalam model analisis.

Mengasumsikan keputusan tersebut, keputusan yang untuk menggunakan simulasi, berikut adalah celah-celah kosong atau kebutuhan untuk dipenuhi agar dapat mempelajari simulasi secara sempurna, yaitu :

  1. Gagal memiliki setting objek yang baik pada permulaan pelajaran simulasi.
  2. Gagal melakukan proyek team secara keseluruhan pada permulaan.
  3. Memodelkan detail model yang tidak tepat.
  4. Gagal dalam berkomunikasi dengan manajemen melalui latihan simulasi.
  5. Kesalahpahaman simulasi oleh manajemen.
  6. Memperbaiki simulasi yang dilakukan di program komputer.
  7. Gagal mempunyai seseorang dengan pengetahuan metodologi dan statistik dalam simulasi yang dikerjakan pada saat itu dalam satu kelompok.
  8. Gagal dalam pengumpulan data.
  9. Menggunakan software simulasi yang tidak tepat.
  10. Terlupa menggunakan software simulasi yang ber-statement luas yang tidak dapat dengan baik didokumentasikan atau tidak dapat mengimplementasikan logika model.
  11. Mempercayai bahwa simulasi merupakan sesuatu yang mudah digunakan (easy-to-use ).
  12. Menyalahgunakan animasi.
  13. Salah mengasumsikan angka dalam sistem aktual yang ada.
  14. Menggunakan distribusi yang salah dalam masukan simulasi.
  15. Menganalisis keluaran simulasi dengan pendapat atau asumsi sendiri.
  16. Membuat sistem desain dengan sekali pengulangan dan memperbaiki keluaran statistik yang seharusnya sudah benar.
  17. Gagal dalam mengaplikasikan warm-up period.

Dalam memperlajari simulasi kita akan mengetahui apa yang harus dilakukan daripada mempelajari apa yang tidak boleh dilakukan. (Law A.M., 2007, “Simulation Modeling & Analysis Foutrh Edition”, McGraw Hill International Edition, Singapore;  77)

Wed, 13 Oct 2010 @09:24


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 Yogi Yogaswara · All Rights Reserved